Jumat, 14 Juni 2019

Tips Memilih Warna Pakaian Agar Terlihat Elegan

Tips Memilih Warna Pakaian Agar Terlihat Elegan

Tampil cantik dan percaya diri, tentu jadi impian setiap perempuan. Tidak hanya ditunjang dari perawatan diri, namun juga pilihan pakaian yang dikenakan. Memang, cantik tidak dapat dikategorikan pada tampilan tertentu. Kuncinya adalah menjadi sehat dan percaya diri.

Salah satunya, memilih pakaian yang membuat Anda nyaman dan cocok dengan tubuh Anda. Salah memilih pakaian sering membuat pemakainya tidak percaya diri dengan apa yang dikenakan. Untuk itu, Anda harus pandai memadupadankan pilihan model, potongan baju dan warnanya dengan diri Anda. Sesuaikan dengan selera, dan tentu saja kecocokan dengan badan.

Hal penting yang sering dilewatkan adalah memilih pakaian yang dapat membuat kulit Anda terlihat lebih cerah alih-alih malah menjadi kusam. Kesalahan memilih warna sering terjadi karena terlalu fokus pada pilihan model dan melupakan bahwa pilihan warna juga tak kalah penting.

Tidak hanya itu, pilihan warna secara tidak langsung menunjukkan siapa diri Anda. Warna tertentu akan pas pula dengan busana untuk keperluan spesifik. Salah-salah, pemilihan warna pakaian yang tidak tepat dengan kebutuhan bisa membuat Anda terlihat aneh. Lalu, bagaimana cara memilih warna baju agar menunjang penampilan Anda?



Mencari Tahu Warna yang Cocok

Manusia diciptakan dengan berbagai perbedaan, warna kulit, rambut mata hingga bentuk tubuh. Perbedaan diri ini menjadikan tiap orang cocok dengan warna yang berbeda pula. Untuk mencari tahu warna yang tepat, Anda dapat menyesuaikannya dengan warna tubuh Anda pula.



Mencari Warna Pakaian yang Cocok dengan Tone Warna Kulit

Kesalahan yang sering dilakukan adalah hanya melihat dengan sekilas warna kulit, lalu menentukan dari gelap-terangnya warna kulit untuk memilih pakaian. Padahal, seharusnya warna pakaian disesuaikan dengan skintone kulit, yakni apakah kulit tergolong berwarna hangat atau dingin. Untuk mencari tahu warna pakaian yang pas untuk Anda, bisa dilihat dari warna kulit. Caranya, lihat nadi tangan dibawah sinar matahari. Apakah warna urat nadi Anda terlihat kebiruan atau kehijauan?

Bila nadi di lengan Anda terlihat berwarna ungu atau kebiruan, maka Anda memiliki undertone kulit dingin. Warna yang tepat untuk Anda adalah warna merah mawar, hijau emerald, ungu pekat dan biru muda, warna-warna ini akan membuat kulit Anda terlihat lebih cerah. Anda juga bisa menggunakan warna abu-abu, putih dan dongker karena terlihat netral pada Anda. Yang penting, jangan gunakan warna oranye dan kuning karena akan terlalu berlawanan dengan kulit Anda.

Sedangkan bila pembuluh darah di tangan Anda berwarna kehijauan, Anda memiliki kulit dengan warna yang hangat. Pilihlah pakaian dengan warna-warna yang hangat pula, misalnya krem, cokelat, hijau zaitun atau warna-warna creamy. Hindari warna biru atau warna-warna yang terlalu mencolok karena tidak serasi dengan warna kulit Anda.

Sebenarnya, aturan ini bukanlah aturan baku. Cara paling tepat adalah mencoba berbagai warna dan melihat langsung, apakah terlihat cocok di Anda atau tidak.



Memilih Warna Pakaian Berdasarkan Suasana

Salah satu aturan dalam memilih warna pakaian adalah menyesuaikan dengan suasana yang ingin dihadirkan. Jangan sampai, Anda memakai pakaian yang membawa suasana berkebalikan dengan kondisi sekitar, misalnya memakai baju berwarna ceria di acara duka.



Warna apa saja yang mencerminkan suasana tertentu? Perhatikan list berikut untuk pilihan warna baju di acara yang tepat.


  • Suasana santai dan kasual dapat menggunakan warna-warna pastel.
  • Merah menandakan keberanian, cocok digunakan untuk urusan bisnis.
  • Tampilan kreatif dengan warna-warna terang untuk pesta.
  • Warna-warna biru yang lembut untuk suasana cool dan percaya diri.
  • Warna netral seperti krem atau putih untuk kesan profesional.




Panduan Memilih Warna Pakaian dengan Color Wheel


Roda warna atau color wheel bisa jadi panduan Anda untuk memasangkan warna pakaian, misalnya warna atasan dengan bawahan, atau warna baju dengan hijab. Untuk melakukannya, perhatikan roda warna dibawah ini dan pilihlah berbagai kombinasi yang Anda inginkan. Kombinasi yang berbeda akan menghasilkan nuansa warna yang berbeda pula. Bagaimana cara memadukan warna-warna yang ada?

Memadukan warna-warna primer untuk menghasilkan paduan warna yang tegas dan eye-catching, Anda bisa memilih memadukan tiga warna primer sekaligus atau dua diantaranya.
Menggunakan pakaian dengan gradasi warna untuk nuansa tenang, semisal biru muda dan biru tua atau oranye dan kuning.
Anda dapat melihat dari roda warna, bahwa warna-warna terbagi menjadi warna hangat dan warna dingin. Warna dengan kesan hangat terdiri dari merah, oranye hingga kuning dan warna dingin seperti biru dan hijau.


Ide Padanan Warna Pakaian Muslimah
Dalam keseharian Anda, tentu tidak hanya satu item fashion yang Anda kenakan. Mulai dari hijab, atasan hingga bawahan, paduan warna dari semua item yang Anda kenakan tentu harus diperhatikan dengan baik. Salah pilih, pakaian yang Anda kenakan bisa saja terlihat tidak pas dikenakan.




Pakaian Monokrom untuk Tampilan Berkelas
Perpaduan warna hitam putih memang tidak pernah ketinggalan jaman. Perpaduan antara hitam dan putih terlihat mewah dan berkelas ketika dikenakan. Anda juga tidak perlu bingung dalam memilih warna hijab ataupun sepatu yang dikenakan, karena hitam dan putih dapat dipadu-padankan dengan berbagai warna aksesoris.
Baju warna hitam juga akan membuat Anda terlihat lebih kurus. Anda dapat memainkan beragam pola untuk membuat tampilan hitam-putih Anda jadi lebih menarik.



Pakaian Muslimah Warna Pastel

Sederhananya, warna pastel adalah warna apapun dengan campuran warna putih sehingga menjadi lebih soft. Pakaian gamis dengan warna biru muda, pink hingga krem memang sedang naik daun akhir-akhir ini. Baju muslimah dengan warna pastel menimbulkan kesan lembut dan menenangkan.
Dalam padu-padan warna pastel, Anda dapat menggabungkan berbagai warna untuk kombinasi warna jilbab, atasan dan bawahan. Ketika menggunakan baju gamis yang menyatu antara atasan dan bawahan, Anda hanya perlu memikirkan pasangan warna jilbab yang bisa dikenakan. Menggunakan warna jilbab yang lebih terang dibandingkan warna pakaian bisa Anda lakukan untuk membuat kulit wajah terlihat lebih cerah.
Namun harus diperhatikan bahwa warna pastel lebih cocok digunakan untuk kulit dengan undertone dingin. Kulit dengan tone warna hangat seringkali kurang pas bila menggunakan pakaian berwarna pastel.


Pakaian Muslimah Warna Kontras

Pakaian dengan warna cantik seperti warna merah, kuning atau biru terang akan membuat Anda terlihat menarik dan percaya diri. Warna-warna ini menunjukkan keceriaan dan kreativitas dari diri Anda. Bila warna-warna seperti pastel ataupun monokrom terkesan aman, memadu-padankan warna pakaian yang cukup kontras memang sedikit beresiko. Tetapi, dengan pilihan warna yang tepat, Anda akan tampil menarik dan terlihat berbeda.
Untuk memilih warna, Anda bisa gunakan panduan roda warna dan memilih warna-warna yang bertolak belakang, seperti ungu dengan kuning atau merah dan biru. Bila Anda ingin memakai satu warna yang kontras, bisa memanfaatkan warna dasar hitam dan warna kontras sebagai pilihan blazer maupun hijab Anda. Mencoba berbagai paduan warna akan membantu Anda untuk mengeksplorasi dan menemukan style yang cocok dengan Anda.

Minggu, 10 Februari 2019

Ciri-ciri Kain Bahan Wolfis

Bahan Wolfis adalah salah satu jenis bahan kain yang terbuat dari campuran kain sutra, katun dan tambahan serat sintetis.
Nama awalnya bahan wolfis ini berasal dari kata woolpeach, karena tersublimasi lidah Indonesia sehingga berubah menjadi wolfis.
Biasanya bahan wolfis ini memiliki ketebalan dibawahnya bahan jersey sehingga relatif lebih ringan dan tipis. Meskipun demikian, kain woolpeach memiliki kelebihan tidak tembus pandang.
Sehingga tidak akan membuat penggunanya was was. Karakteristiknya yang adem, ringan, tidak transparan dan halus membuat kain ini cocok dan sesuai apabila digunakan di daerah tropis seperti Indonesia.
Selain itu, warna printing pada bahan woolpeach ini lebih hidup jika dibandingkan dengan kain jenis lain seperti katun, chiffon, sutera dan lainnya. Sehingga banyak  yang menggunakan bahan kain ini untuk membuat busana muslim.
Sedangkan untuk pilihan warna kain wolfis ini ada banyak sekali yang bisa sahabat gunakan tentunya sesuai seleranya masing-masing.
Akan tetapi orang-orang Timur Tengah lebih suka mengenakan warna hitam sebagai bahan abaya, sehingga bahan yang diekspor ke negara- negara di Timur Tengah pada umumnya berwarna hitam.
Kemudian setelah sampai di sana bahan wolfis ini akan direndam kembali menggunakan pewarna hitam yang pekat untuk menghasilkan kain Jet Black.
Hitam ini merupakan warna yang banyak sekali digunakan oleh wanita-wanita Arab sebagai busana, karena hitam merupakan “warna wanita” sedangkan untuk kaum laki-laki menggunakan warna kebalikannya yaitu putih.
Adapun produk busana muslim dari bahan wolfis seperti set gamis syar’i lengkap beserta jilbab panjang dan cadarnya atau bisa juga sebagai bahan baju koko untuk laki-laki.
Memang kebanyakan yang mengenakan bahan kain ini adalah kaum muslimah. Hal ini dikarenakan jenis kainnya yang tidak terlalu tebal namun juga tidak transparan
Sehingga muslimah pemakai gamis syar’i merasa lebih nyaman, tidak sumpek dan gerah dalam melakukan aktifitasnya.
Selain itu, bahan kain wolfis ini juga dipakai untuk membuat rok celana yang biasa menemani para perempuan hebat melakukan aktiviti di lapangan. Sehingga membuat mereka aktif, lincah, namun tetap syar’i.

Ciri-ciri Bahan Kain Wolfis dan Karakteristiksnya
Bahan kain yang sering digunakan untuk membuat busana muslim ataupun muslimah ini ternyata memiiki karakteristik yang istimewa dan tidak dimiliki oleh bahan kain pada umumnya.
Diantara karakterisktik dan ciri-ciri kain woolpeach yaitu:


  • Mempunyai serat yang rapat dan halus
  • Bahan kainnya tebal namun ringan
  • Bahan wolfis tidak panas sehingga nyaman saat dikenakan
  • Kain tidak mudah kusut
  • Kain wolfis tidak transparan
  • Kain wolfis tidak licin
  • Bahan wolfis mudah disetrika, akan tetapi harus tetap berhati-hati dan atur setrika agar tidak terlalu panas karena bahan wolfis tidak tahan panas
Kelebihan dan Kekurangan Bahan Wolfis Atau Woolpeach

Setelah mengetahui banyak mengenai bahan wolfis, ciri-ciri dan karakteristiknya, saatnya kita membahas lebih lanjut mengenai kelebihan dan kekurangan bahan kain wolvis.
Sehingga kita dapat dan lebih mudah untuk mengenali serta membedakan mana yang benar bahan kain wolfis dan mana bahan kain yang bukan.

Selain itu apabila sahabat memiliki keterampilan menjahit dan suka membuat rancangan busana muslimah, mengetahui tentang kelebihan maupun kekurangan secara mendetail dari kain wolfis sangatlah penting.

Karena dapat memudahkan sahabat saat memutuskan busana muslimah apa yang akan dihasilkan dengan bahan wolfis supaya nampak lebih elegan dan berkualitas.

Lalu apa sajakah kelebihan dari bahan kain wolfis ini? Berikut ini adalah ulasan tentang kelebihan dan kekurangan dari bahan kain wolfis.Diantaranya yaitu:

Kelebihan dari Bahan Kain Wolfis
a. Bahan Kain Wolfis lebih Halus

Kelebihan mendasar dari bahan wolfis ialah sifatnya yang begitu halus dan lentur. Permukaan kain yang halus sehingga  menimbulkan rasa lembut pada kulit.
Khusunya bagi muslimah yang sehari-harinya terbiasa mengenakan busana besar dan menutup aurat sesuai syariah.
Faktor kenyamanan dalam mengenakan busana merupakan hal pokok yang membuat mereka tetap istiqomah mengenakannya.
Sehingga perlu bahan kain halus yang akan membuat mereka nyaman dalam melakukan aktifitasnya.

b. Bahan Kain Wolfis Tidak Mudah Kusut

Dengan mengenakan busana muslimah berbahan kain wolfis, merawat busana muslimah menjadi lebih mudah karena sifat dasarnya yang tidak mudah lecek dan kusust.
Selain itu busana muslimah berbahan kain wolfis ini tidak memerlukan perawatan khusus.

c. Bahan Kain Tebal dan Tidak Transparan ataupun Nerawang

Busana muslimah merupakan pakain yang dikenakan untuk menutup seluruh anggota badan yang termasuk dalam kategori aurat, kecuali kedua telapak tangan dan wajah.
Termasuk pula dengan lekukan anggota badan yang dapat terbayang menjadi aurat. Dengan mengenakan pakaian berbahan wolfis Insya Allah semua kekhawatiran tadi akan hilang karena sifat kainnya yang tebal.

d. Bahan Kain Wolfis itu Ringan

Meskipun bahan kain tebal akan tetapi bahan ini memiliki massa yang ringan sehingga tidak merepotkan bagi penggunanya apalagi ketika mencuci.

e. Harganya Bahan Kain Wolfis Terjangkau

Bahan kain wolfis ini dijual pasaran (online ataupun offline) dengan harga yang relatif terjangkau sehingga dapat dibeli oleh berbagai macam kalangan, mulai dari kelas bawah, menegah hingga kelas atas.

f. Bahan Kain Wolfis Memiliki Banyak Pilihan Warna

Sebagai seorang wanita, melihat warna yang beragam merupakan sesuatu yang menarik. Begitu juga ketika melihat bahan busana yang akan dikenakan.
Dimana banyaknya pilihan warna yang ditawarkan maka akan membuat sang wanita akan lebih tertarik untuk mengenakannya.
Adanya banyak pilihan warna yang ditawarkan oleh bahan kain wolfis ini maka membuka peluang lebar terhadap penjahit dan desainer busana.
Mereka dapat berkreasi lebih kreatif lagi dengan adanya banyak pilihan warna yang dapat dicampurkan. Sehingga hal ini akan membuat para muslimah menyukai busana berbahan kain wolfis.

g. Bahan Kain Wolfis Bukanlah Barang yang Langka

Banyaknya penggemar busana yang menggunakan bahan kain wolfis ini, membuat para produsen memproduksi jumlah bahan kain ini juga lebih banyak.
Tak hanya itu, para produsen juga membuat bahan kain wolfis ini dalam berbagai jenis dan kualitas.

Hal ini sesuai dengan hukum pasar yang berlaku yaitu dimana terdapat permintaan maka barang yang diminta pun telah siap. Sehingga bahan kain ini bukanlah merupakan sebuah produk langka yang susah untuk didapatkan.

Kekurangan dari Bahan Kain Wolfis


  • Terlalu Bayak Pilihan Warna yang Ditawarkan

Banyaknya warna yang ditawarkan dari jenis bahan wolfis ini membuat kita sering menjupai warna yang sedikit berbeda pada tiap-tiap penjual meskipun warna tersebut masih dalam satu nama.
Sebagai contoh apabila kita telah membeli bahan kain wolfis dengan warna biru dongker sepanjang 1 meter, ternyata saat dibuat hijab yang besar bahan tersebut masih kurang.
Kemudian ketika kita membeli bahan kain lagi dengan jenis warna yang sama namun gelap pada kain tersebut tidaklah sama dengan warna bahan kain yang telah kita belim sebelumnya. Sehingga hal ini akan merepotkan diri kita sendiri.


  • Terlalu Banyak Tingkat Ketebalan pada Bahan Kain

Bahan kain wolfis terdiri dari berbagai jenis kualitas dan tingkat ketebalan yang berbeda-beda. Mulai dari bahan kain yang tebal hingga bahan kain yang tipis hampir transparan.
Sehingga kita harus cukup jeli untuk membedakannya ketika hendak membeli.
Apakah dengan bahan yang kita beli tersebut sudah cukup untuk membuat busana yang akan kita gunakan atau masih kurang dan terlalu tipis.

Nah itulah sahabat sedikit ulasan tentang apa itu bahan kain wolfis, ciri-ciri kain wolfis dan karakteristiknya serta kelebihan dan kekurangan bahan wolfis itu sendiri.
Memang di pasaran terdapat berbagai macam jenis dan kualitas yang ditawarkan.
Akan tetapi sebagai muslimah yang baik kita harus teliti dalam memilah milah bahan kain yang akan kita kenakan busana muslimah, baik hijab maupun pakain gamis.
Hal yang lebih penting dari itu semua ialah bahan kain tersebut haruslah tidak transparan maupun nerawang dibagian tubuh.
Selain itu bahan kain juga tidak boleh terlalu jatuh dan melekat yang bisa menampakkan bentuk lekuk tubuh kita. Satu lagi yaitu faktor kenyamanan juga merupakan hal yang perlu dipertimbangkan.
Pilihlah bahan kain yang adem dan juga nyaman bagi kita untuk digunakan sebagai busana.
Khususnya  yang akan kita kenakan dalam aktivifas sehari-hari supaya kita bisa lebih mudah istiqomah dalam menggunakan busana muslimah yang syar’i.

Dress Pernikahan Anggun Nan Elegan



















Selasa, 05 Februari 2019

Tutorial Hijab Pashmina


Fashion hijab masih menjadi tren, apalagi menjelang Ramadhan seperti ini. Jika dulu penutup kepala hanya berupa jilbab segiempat yang dipakai sederhana dengan peniti atau jarum pentul di bawah dagu, sekarang model hijab sudah bermacam-macam. Salah satunya adalah pashmina, kain panjang seperti selendang yang bisa ditata dengan berbagai gaya.Model hijab pashmina satu ini paling tren di kalangan remaja. Sebab, cara pakai dan hasil tampilannya tidak ribet. Cocok dipadukan dengan atasan yang longgar untuk pemakaian sehari-hari, misalnya ke kampus atau ke kantor.
.








Senin, 04 Februari 2019

Hijab Casual ala Korea

Sekarang ini banyak sekali style style ala Korea yang merebak ke gaya anak muda Indonesia. Buat kamu yang suka style Korea tapi bingung mau berhijab, jangan khawatir gaes. Ada beberapa style hijab yang bisa kamu modifikasi ala ala Korea nih...



 selamat mencoba gaes...